Selasa, 15 Februari 2011

Puisi untuk Ibu dan Ayah


Untuk Ibu..

Ketika langit pagi..
tak bermentari..
Kau tetap pancarkan sinarmu..
Terangi hariku..
ceriakan diriku..

Ketika langit malam..
terlihat kelam..
Kau indahkan dengan senyuman..
Buatku terlelap..
dalam gelap..

Ketika hidupku..
terasa membeku..
Kau cairkan hatiku..
dengan kasih sayangmu..
Hingga ku..
tak lagi membisu..

Ketika kulihat dunia..
terlalu berbeda..
dari apa yang kuharapkan..
Kau selalu ingatkan..
bahwa perbedaan..
tak selalu menyakitkan..

Tak pernah kau berdiam diri..
ketika aku meringis..
walau saat kau pun menangis..

Tak pernah kau biarkan..
aku kelaparan..
sampai merintih..
walau saat perutmu pun perih..

Maaf jika saat ini..
Aku masih tak peduli..
Tapi nanti aku akan berbakti..
Jika masih ada nanti..
Dan semoga masih ada nanti..


Untuk Ayah..

Aku tak banyak tahu tentangmu..
Tapi yang kudengar, kau sangat mencintaiku..

- Juli Andrian -    -16/02/2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar