Malem-malem smsan ama Sasti, tiba-tiba malah bikin puisi kacrut berdua.. jadi ganti-gantian per bait gitu.. hahaha.. gini nih..
Seperti indahnya sebuah senyuman..
Seperti hangatnya sebuah tatapan..
Lembutnya belaian..
Tulusnya kasih sayang..
Yang kau pancarkan..
Tak kan hilang walau..
Sejenak..
Hahaha.. abis itu bingung.. mau diapain.. yaudah bikin baru lagi.. gini nih..
Hari yang cerah dan indah, saat setetes air mata jatuh ke tanah..
Membuyarkan angan, menepis impian..
Setetes demi setetes perlahan, hingga menjadi sederas hujan..
Berharap pelangi mengukir kembali sebuah senyuman..
Aku terenyuh.. Lalu kuhampiri wajahnya, kuletakkan jemari di pipinya, dan kuhapus air matanya..
Binar matanya pancarkan kesejukan yang kuukir di sini..
Dan cahaya di wajahnya kembali bersinar..
Setelah sesaat meredup dan hampir padam..
Mata itu, membisikkan cahaya keindahan hanya untuk kita dan dunia..
Ia pun memelukku erat..
Tanpa berkata, ia lepaskan segala gundahnya, hempaskan semua sedihnya..
"Tuhan, izinkan aku merasakan cobaan termanis yang Kau berikan.."
Setelah reda isak tangisnya, ia pun melepaskan pelukannya lalu menamparku..
Pedih.. Tidak di pipi, tetapi di sini..
Rasa itu kian tercipta..
Di tengah kebingunganku, ia pun melengkungkan senyum terindahnya..
Lalu berterima kasih..
Dalam hening, ingin ku menggapainya, mengantarkan sayang ini kepadanya..
Tapi tak sempat, karena ia begitu cepat berlalu..
Namun, tetap membekas di sini..
SasJul - 12/4/11
hahaha...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar