ego : aku bosan.. lelah.. terlalu banyak pengorbanan yang aku lakukan selama ini.. tapi apa yang
aku dapatkan?? tak ada sedikit pun balasan.. kebahagiaan..
hati : wahai ego.. sesungguhnya kita telah cukup banyak mendapatkan kebahagiaan..jauh lebih
hati : wahai ego.. sesungguhnya kita telah cukup banyak mendapatkan kebahagiaan..jauh lebih
banyak dan lebih berarti daripada pengorbanan yang kita berikan
ego : tapi dengan pengorbanan yang sudah kulakukan selama ini, sudah sepantasnya aku
ego : tapi dengan pengorbanan yang sudah kulakukan selama ini, sudah sepantasnya aku
mendapatkan "sesuatu".. tapi.. yang ada cuma kepahitan.. kekecewaan.. kekesalan..
semuanya begitu memuakkan..
hati : wahai ego.. sesungguhnya jika engkau mau berfikir lebih dalam.. kau akan sadar bahwa
hati : wahai ego.. sesungguhnya jika engkau mau berfikir lebih dalam.. kau akan sadar bahwa
ada "sesuatu" di sana.. yang kau anggap kecil.. yang kau anggap tak berarti.. padahal
sesungguhnya begitu besar dan berarti..
ego : tapi sampai kapan aku harus merasakan kepahitan ini?? aku hanya mengharapkan sebuah
ego : tapi sampai kapan aku harus merasakan kepahitan ini?? aku hanya mengharapkan sebuah
balasan sesuai dengan yang aku inginkan.. karena semua ini kurasakan begitu berat..
hati : wahai ego.. bagaimana bisa kau merasa begitu berat atas pengorbanan kecil yang kita
hati : wahai ego.. bagaimana bisa kau merasa begitu berat atas pengorbanan kecil yang kita
berikan?? sedangkan di luar sana, saudara-saudara kita dapat selalu merasa ringan atas
pengorbanan-pengorbanan besar mereka..??
ego : saudara-saudara kita?? aku juga muak dengan mereka.. yang dahulu datang dengan
ego : saudara-saudara kita?? aku juga muak dengan mereka.. yang dahulu datang dengan
senyuman, tangan terbuka dan keramahan.. kini apa..?? mereka selalu bersuara keras dan
lantang.. supaya mental kita lebih kuat, katanya.. bahkan sekarang tak ada lagi kata terima
kasih atas bantuan-bantuan yang kuberikan.. karena memang sudah kewajiban kita untuk
membantu, katanya..
hati : wahai ego.. tidakkah kau sadari bahwa mereka berteriak hanya pada saat-saat tertentu??
hati : wahai ego.. tidakkah kau sadari bahwa mereka berteriak hanya pada saat-saat tertentu??
dan sesungguhnya dalam hatinya, mereka selalu menghargai apa yang kita lakukan..
walaupun tak sempat mereka ucapkan.. dan sesungguhnya mereka sering membangga-
banggakan dan memuji-muji dirimu di depan orang lain..
ego : mereka juga selalu membebaniku dengan tugas-tugas yang berat.. tanpa melihat
ego : mereka juga selalu membebaniku dengan tugas-tugas yang berat.. tanpa melihat
kondisiku.. tanpa bertanya sedikit pun kepadaku, apakah aku sanggup atau tidak.. dan
tidak bisa kutolak walaupun telah kujelaskan.. mereka selalu membantah alasan-alasan
yang kuutarakan.. padahal semua itu benar adanya.. bukan sekedar alasan..
hati : wahai ego.. bukankah kita sering berkata dengan lantang, bahwa kita adalah sebuah anak
hati : wahai ego.. bukankah kita sering berkata dengan lantang, bahwa kita adalah sebuah anak
panah yang selalu siap menuju sasaran.. kapan pun, dimana pun dan siapa pun
pemanahnya.. maka tak ada alasan untuk menolak tugas-tugas tersebut..
ego : mereka hanya memanfaatkanku.. mereka tidak pernah mau tahu.. yang penting aku bisa
ego : mereka hanya memanfaatkanku.. mereka tidak pernah mau tahu.. yang penting aku bisa
melaksanakan tugasku dengan baik, mereka senang.. jika tidak, mereka akan
menyalahkanku dan memarahiku dengan kata-kata yang menusuk.. aku tak tahan..
hati : wahai ego.. sesungguhnya mereka lebih tahu kondisi kita daripada yang engkau kira..
hati : wahai ego.. sesungguhnya mereka lebih tahu kondisi kita daripada yang engkau kira..
mereka senantiasa menasihati kita agar kita bisa melakukan semua dengan lebih baik lagi..
sabarlah wahai ego.. bukankah kita juga sering berkata dengan lantang, bahwa kesabaran
kita tak pernah padam.. bagai pisau belati yang tajam.. untuk arungi jalan hidup yang
panjang ini..
ego : tapi aku telah terlalu banyak mengorbankan waktuku.. padahal aku bisa melakukan
ego : tapi aku telah terlalu banyak mengorbankan waktuku.. padahal aku bisa melakukan
sesuatu yang lain dan lebih baik.. lebih kusenangi.. dan lebih nyaman untukku..
hati : wahai ego.. percayalah bahwa hal ini adalah hal terbaik yang telah dipilihkan dan dapat
hati : wahai ego.. percayalah bahwa hal ini adalah hal terbaik yang telah dipilihkan dan dapat
kita lakukan.. mungkin saja sesuatu yang lain itu tak akan bisa kau lakukan dengan lebih
baik..
ego : wahai hati.. sesungguhnya kita tak akan pernah punya pandangan yang sama.. maka
ego : wahai hati.. sesungguhnya kita tak akan pernah punya pandangan yang sama.. maka
jagalah aku agar tubuh ini tetap dapat melakukan segala sesuatu dengan pikiran yang
jenih dan suci..
hati : wahai ego.. benar sekali yang telah engkau katakan.. tapi aku pun terlalu jernih untuk
hati : wahai ego.. benar sekali yang telah engkau katakan.. tapi aku pun terlalu jernih untuk
dapat menghadapi kondisi dunia yang rumit ini.. maka jagalah aku agar tubuh ini tetap
dapat melakukan segala sesuatu dengan sikap "manusiawi"..
@Depok, 8 Mei 2010
untuk hati dan egoku yang selama ini setia menemani..
tetaplah kalian saling menjaga..
- bulanketujuh danrian -
@Depok, 8 Mei 2010
untuk hati dan egoku yang selama ini setia menemani..
tetaplah kalian saling menjaga..
- bulanketujuh danrian -
gue baru baca..
BalasHapusand it's really inspiring me..
thank's jul..
tp beneran tulisan lo nih?
bagus juga, gak nyangka lo bisa nulis tulisan beraat.. :D
InsyaAllah tulisan2 di blog ini tulisan gue..
BalasHapuskalo nyadur pasti gue cantumin sumbernya..