Hmm.. memasuki anak tangga kedua puluh dalam hidup..
Semoga perjalanan selanjutnya dapat lebih menyenangkan untuk dilewati..
Betapa tak selalu jalan terbaik yang kulalui..
Betapa terlalu seringnya aku melangkah ke pinggir, terdiam sejenak,
Semoga perjalanan selanjutnya dapat lebih menyenangkan untuk dilewati..
Betapa tak selalu jalan terbaik yang kulalui..
Betapa terlalu seringnya aku melangkah ke pinggir, terdiam sejenak,
dan melalui jalan yang tak seharusnya kutempuh..
Tetapi semuanya selalu terasa begitu indah dan membuatku sadar..
Bahwa kenyataan tak selamanya monoton..
Untuk setiap jengkal tanah, air, dan udara..
Yang kulalui sekali, dua kali, atau pun berkali-kali..
Aku masih selalu bersyukur..
Jalan terbaik masih selalu menantiku..
Semoga aku dapat meraihnya untuk kesekian kalinya..
Sebelum aku tiba di anak tangga yang entah keberapa..
Di mana aku harus akhiri perjalanan ini..
Melompat, terjun bebas, hingga aku jatuh terjeremba
Untuk setiap jengkal tanah, air, dan udara..
Yang kulalui sekali, dua kali, atau pun berkali-kali..
Aku masih selalu bersyukur..
Jalan terbaik masih selalu menantiku..
Semoga aku dapat meraihnya untuk kesekian kalinya..
Sebelum aku tiba di anak tangga yang entah keberapa..
Di mana aku harus akhiri perjalanan ini..
Melompat, terjun bebas, hingga aku jatuh terjeremba
jauh di bawah anak tangga pertamaku..
Menelusup ke dalam tanah dan terdiam
Menelusup ke dalam tanah dan terdiam
sampai saat yang tak kuketahui tiba..
Depok,
9 Juli 2010
00.42 WIB
Depok,
9 Juli 2010
00.42 WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar